Only My Little Story in the Big World

Everybody have story in their life and this is my story

3 Juli 2010

Sebuah intermezo di Kala Senja



Bandung di kala senja selalu menyajikan keunikan dengan ragam aktivitas para penghuninya, itulah yang membuat kenapa aku selalu tertarik untuk menikmati Bandung di kala senja dengan menyusuri setiap jalan-jalan besar hingga lorong-lorong sempit di kota kembang ini.

Seperti suatu senja di pertengahan bulan april saya dengan sengaja menyusuri sepanjang asia - afrika bersama dua orang kawan sambil membawa pocket camera berharap menemukan hal-hal unik di sepanjang perjalanan.

Setelah cukup lama menyusuri jalan raya yang penuh dengan sejarah ini pandangan saya tertuju kepada tiga orang anak yang bermain-main di pembatas sungai cikapundung,karena penasaran saya pun menghampiri ketiga anak tersebut untuk mengetahui apa yang sedang mereka lakukan di pinggir sungai tanpa pengawasan kedua orang tua.

Alangkah terkejutnya saya ketika mengetahui mereka bertiga sedang "mengadu" kencing siapa yang paling jauh.Hati saya tergelitik melihat tingakah laku anak-anak kecil itu yang mengadu salah satu "proses biologi dan kimiawi" dalam tubuh manusia untuk menunjukan superioritas dan kekuatan seseorang.

Saya pun bertanya dalam hati apakah tidak ada lagi tempat bagi mereka untuk mendapatkan bermain yang layak dan aman karena sempitnya lahan terbuka yang ada di Bandung,atau karena kondisi sosial dan ekonomi yang memaksa mereka untuk bermain di tepian sungai.

Yang pasti dunia mereka sangat unik sekali,seunik Bandung di kala senja dengan ragam dinamika kehidupan para penghuninya,dan mereka ada bagian dari penghuni Bandung yang mencapai 3juta penduduk.

Seaindainya masih ada tempat bagi anak-anak di kota ini untuk bermain dengan bebas,sehingga tidak ada lagi yang menyamakan cikapundung seperti layaknya sebuah "Jamban besar"

Bandung di suatu senja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar