
Selamat datang Juli...
Kembali aku menyapamu di pagi yang cerah ini,mentari muncul dari balik awan dengan malu-malu di iringi semilir angin membelai lembut wajah ku.
Sejenak ku pejamkan mata,ku tarik nafas dalam-dalam dan ku hembuskan perlahan.
Jiwaku terbang menuju sebuah kontemplasi di tengah keheningan pagi,ku daraskan sebuah doa sederhana kepada Sang Penguasa bumi dan waktu mengucap syukur atas limpahan berkat yang telah Dia berikan kepada ku terutama atas waktu yang masih di percayakan untuk menikmati dinamika kehidupan di bumi ciptaan-Nya.
Konsentrasi ku pecah oleh bunyi dentang jam bandul di ruang tengah waktu sudah menunjukan pukul 06.00 pagi.
Ku satukan doa-doaku dengan doa semua orang di seluruh dunia yang sedang mengumandangkan "Angelus Dei".
Angelus Domini nuntiavit Mariæ.
Et concepit de Spiritu Sancto.
Ave Maria, gratia plena, Dominus tecum. Benedicta tu in mulieribus, et benedictus fructus ventris tui, Iesus.
Sancta Maria, Mater Dei, ora pro nobis peccatoribus, nunc et in hora mortis nostræ. Amen.
Ecce Ancilla Domini.
Fiat mihi secundum Verbum tuum.
Ave Maria...
Et Verbum caro factum est.
Et habitavit in nobis.
Ave Maria...
Ora pro nobis, Sancta Dei Genetrix.
Ut digni efficiamur promissionibus Christi.
Gratiam tuam quæsumus, Domine,
mentibus nostris infunde;
ut qui, angelo nuntiante,
Christi Filii tui Incarnationem cognovimus,
per passionem eius et crucem,
ad resurrectionis gloriam perducamur.
Per eumdem Christum Dominum nostrum. Amen.
Juli entah kenapa dirimu selalu ku rindukan,semoga saat ini dirimu memberikan semua kebaikan pada ku seturut kehendak-Nya.
In manus tuas Pater commendo Spiritum meum...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar